Kunjungi juga Chanel YouTube kami: Arwis Vlog

Minggu, 08 Januari 2012

Pusing Memperbaiki Audio Amplifier AudioDisc

Tahun kemarin (30/12/2011) saya kedatangan pasien untuk ke sekian kalinya; amplifier merk AudioDisc.
Amplifier ini milik teman saya sendiri.

Singkat cerita. Amplifier dibuka tutupnya, langsung kelihatan beberapa komponennya pada gosong n retak.
Pas dicek kedua kanalnya pake spiker, ketahuan kalo transistor (tr) B817 dan D1047 jebol/short.
Langsung buka beberapa sekrup yang menahan pcb, trus cek komponen di daerah final dan driver. Hasil pengecekan diketahui semua tr final short, 1 transistor bias 2N5551 gosong n retak, semua resistor 5w putus dan pecah, beberapa resistor gosong di daerah driver.

Catat semua tr nya dan Resistor 5w nya, lets go to shop.
Setelah muter2 sampe pusing di beberapa toko, semua komponen dapet, kecuali tr D1047.
Huuuufffffff,,,,,, dengan sangat terpaksa beli tr TIP3055 buat gantiin D1047

Setelah semua komponen dipasang di posisinya masing-masing.
Ampli dinyalakan, ternyata tegangan sebesar 30v muncul secara terang-terangan di output ampli.
"wah,,,,,tugas baru lagi nih"
Cek semua tr,semuanya masih bagus. Cekpemasangan tr, sudah pas sesuai tataletak di pcb. Cek semua R, semuanya masih bagus ,
"wah repot juga nih"

Setelah istirahat, pikiran sudah kembali tenang, kembali lototin layout n solderan di itu ampli.
Setelah diperhatikan, ternyata pemasangan tr drivernya ada yang terbalik oleh teknisi lain (ini ampli kelihatan sudah pernah di obrak abrik oleh teknisi lain)
Tr yang terbalik itu dipasang sesuai tata letak di pcb. Ternyata tata letaknya salah, sehinnga mengecoh (saya juga terkecoh big grin).

Setelah transistor driver tersebut dibalik pemasangannya, tegangan 30v sudah tidak ada lagi, kemudian tes di spiker, input disentuh, terdengar suara gemuruh di spiker.
Alhamdulillah...........saatnya memperbaiki kanal sebelah.
Singkat cerita, setelah semua komponen dipasang, kedua kanal amplifier tersebut sudah siap beraksi.


Pekerjaan yang melelahkan n menjengkelkan, tapi senangnya kalo dah selesai n lebih senang lagi kalo dah terima bayaran big grin

Eh, pas dihitung-hitung ongkos komponennya, ternyata gede juga


Demikian sepenngal pengalaman saya. Mudah-madahan bermanfaat bagi yang mau belajar perbaiki amplifier. Dan buat para master, mohon bimbingannya !
aminnnnn
Lanjutkan membaca

Skema Subwoofer Aktif Amplifier Mobil

Di bawah ini adalah skema subwoofer aktif milik sebuah amplifier mobil 2 kanal) yang saya gambar pada saat memperbaikinya karena terprotek :


Sebenarnya ic yang dipakai serinya TL084, tapi di sini saya gambarnya pake ic TL071  big grin






 

Nah, untuk urutan kaki ic TL071 jika dilihat dari atas adalah seperti di bawah ini :


 
Demikian, semoga bermanfaat
Lanjutkan membaca

Senin, 26 Desember 2011

Cara Menggunakan AVO Meter Analog

Bismillahirrahmanirrahim

Untuk memperbaiki suatu peralatan elektronik, MULTIMETER atau MULTITESTER atau AVOMETER mutlak diperlukan sebagai alat ukur.

Just info, avo meter berfungsi untuk:



Nah, di bawah ini akan saya bagikan sedikit ilmu yang saya punya, gratisssssss :D

Semua angka pada knob switch (seleektor) avo meter adalah range maksimum yang mampu dibaca.
Misalnya posisi knob pada 10 VAC , maka avo meter hanya mampu membaca/mengukur sampai 10 volt ac.
Oke baiklah, kita mulai dari mana ya ? Bingung :D


Cara mengukur tegangan arus bolak balik (AC=Alternating Curent)
Putar knob avo meter ke posisi ACV.
Untuk tegangan yang belum diketahui, silakan putar knob avo meter ke posisi range tertinggi (biasanya 1000V) untuk menghindari kerusakan pada avo meter.

Misalmya kita akan mengukur tegangan PLN di rumah kita.
Putar posisi knob ke 250VAC (PLN  sekitar 220V).
Masukkan kedua ujung probe avo meter ke stop kontak/colokan.
Baca angka yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada skala ACV.
Perhatikan gambar di bawah ! Jarum avo meter menunjuk ke angka 200 lebih



Mengukur tegangan arus searah
Putar posisi knob switch avo matar ke posisi DCV.
Pada gambar di bawah, sedang mengukur tegangan terendah suatu adaptor. Hasil yang terbaca adalah 2 volt.


Pada gambar di bawah, hasil pengukuran tegangan adaptor adalah 11 volt :



Cara mengukur arus 
Putar knob ke posisi DCmA , silakan hubungkan probe merah ke kutub positif power supply/adaptor/baterai. Hubaungkan probe hitam ke beban yang akan di ukur tadi.
Sillakan baca angka yang ditunjukkan oleh jarum pada skala DCmA
Perhatikan gambar di bawah ! jarum menunjukkan 200 mA lebih.


Jika jarum avo meter tidak menyimpang, silakan putar lagi knob avo meter ke posisi 25 . Pada posisi knob di 25 , itu bererti pengukuran maksimum cuma sampai 25mA , silakan kalikan 0,1 (faktor pengali) dengan hasil yang ditunjukkan di jarum. misalnya jarum menunjukkan 200 , maka hasil sebenarnya adalah 200.0,1=20mA

Jika knob pada posisi 2,5mA , maka faktor pengalinya adalah 0,01
Dan  untuk posisi knob di 0,25mA , faktor pengalinya adalah 0,001

Cara mengukur hambatan resistor/tahanan
Hubung singkatkan dulu kedua probe, kemudian  putar knob kecil untuk mengatur posisi jarum agar posisinya tepat pada posisi nol. Lihat gambar di bawah !

Pada pengukuran resistor, biasanya ada beberapa pilihan range pengukuran; X1 , X10 , dan Kohm.
Ketiganya itu adalah faktor pengali.

Misalnya kita mengukur resistor/tahanan 220 ohm.
Silakan perhatikan gambar di bawah!


Jarum menunjukkan 22 , karena knob switch pada posisi X10 , maka hasil pembacaan adalah 22.10=220 ohm

Misalnya juga kita mengukur resistor 10 Kohm (10.000 ohm) , putar posisi knob switch avo meter ke Kohm.
Pada gambar di bawah terukur  9 ohm lebih. maka hasil sebenarnya adalah 9.Kohm=9 Kohm lebih


Semoga bermanfaat big grin
Lanjutkan membaca

Kamis, 22 Desember 2011

Belajar Reparasi Televisi II

Beberapa minggu yang lalu saya kedatangan pasien tv untuk ke sekian kalinya.

Sebenarnya ini tv sudah pernah saya perbaiki; waktu itu cuma rusak ic verikalnya.
Sambil menyerahkan tv nya, kata si empunya "kemungkinan yg rusak ic gambarnyanya, soalnya tv nya ga ada gambar".
Sambil menerima tv nya, saya cuma diam.

Setelah mencoba menghidupkan tv nya, ternyata tv nya stand by (tidak mau start). Pantes aja dinilang ga ada gambarnya , wakakaka

Tv dibuka tutupnya, coba ukur tegangan regulator, semuanya normal. Coba cek transistor horisontal, masih oke ternyata. Coba ukur tegangan di basis tr driver horisontal, hasil tidak ada.
waduh, apanya neh ? (maklum, pemula soalna)

Setelah istirahat sebentar, perburuan dilanjutkan kembali. Coba ukur output ic regulator, wahhhhh,,,,,ternyata tegangan di pin out dan pin in  ic 7812 tidak ada. Hati mulai senang kayaknya ada titk terang neh.
Setelah Coba ukur tergangan 5v di ic kroma, wah tidak ada rupanya. Hati makin senang
Ternyata setelah ditelusuri, tegangan untuk ic kroma berasal dari ic 7805, kemudian dari ic 7805 menuju ic 7812, dan dari 7812 menuju transistor B764

Dan dari hasil pengukuran, diketahui transistor B674 lah biang kerok putusnya tegangan 

Setelah memperhatikan, diketahui transistor B674 berjenis kelamin PNP.
Coba buka box komponen, eh ketemu transistor TIP32C
Langsung  pasang (kaki disesuaikan) di tempatnya B674

Pas dicoba, alhamdulillaaah..............
tv nya dah bisa nyala 
Pas mau ditutup tv nya, ga semgaja tangan saya menyentuh kabel RGB, akibatnya warna hilang. Wah,,,,ada apa lagi nih ? 
Ternyata soket kabel yang menuju ic kroma kurang bagus.

Setelah diperbaiki soketnya, alhamdulillah,,,,,,,,warnanya udah stabil 


Demikian sepenggal pengalaman saya dalam belajar memperbaiki televisi.
Semoga bermanfaat bagi para pemula seperti saya. Dan buat para senior tv, mohon bimbingannya !
Lanjutkan membaca

Senin, 19 Desember 2011

Skema Stereo Equalizer Menggunakan ic BA3822LS


Sumber: stereo tape compo merk disensor :D
Lanjutkan membaca