Kunjungi juga Chanel YouTube kami: Arwis Vlog

Selasa, 24 Maret 2015

Modifikasi Speaker Protector HD40A Supaya Tidak Gampang Protek

Assalamu'alaikum....

Dan salam solder..

Kali ini saya mau bagi pengalaman lama saya memodifikasi speaker protector HD40A Bell yang suka protek, padahal volume amplifier masih kecil.. Bahasa kerennya gampang clip :D

Caranya adalah dengan menambahkan trimpot 50k di input protektor supaya kepekaan protektor dapat diatur.
Pada input protektor Bell HD40A, inputnya ada 2 resistor. masing-masing resistormenuju ke kanal kiri dan kanal kanan amplifier.

Oke baiklah, supaya lebih jelas silakan perhatikan gambar ini !


Dan beginilah penampakan Speaker protektor Bell HD40A yang sudah dimodifikasi.

Cara mengatur kepekaan speaker protector Bell HD40A ini adalah sebagai berikut:
  •  Atur trimpot speaker protektor pada posisi maksimal/paling peka/menjauh dari pin ground trimpot !
  • Hidupkan amplifier dan  speaker protector Bell HD40A !
  • Jangan lupa pasang speakernya !
  • Putar musik pada volume maksimal ! speaker protector Bell HD40A akan aktif protek, biarkan saja !
  • Atur/putar trimpot sampai speaker protector Bell HD40A tidak lagi protek !
  • Matikan amplifier !
  • Lepas/putus kabel input speaker protector Bell HD40A yang menuju output amplifier!
  • Hidupkan amplifier dan speaker protector Bell HD40A !
  • Hubungkan kabel input speaker protector Bell HD40A ke vcc dan vss amplifier secara bergantian !
  • Jika speaker protector Bell HD40A aktif protek pada saat input speaker protector Bell HD40A dihubungkan ke vcc maupun vss amplifier, berarti modifikasi berhasil
  • Jika speaker protector Bell HD40A tidak protek, periksa kembali pin trimpot ! hehe :D
Wassalam......
Lanjutkan membaca

Sabtu, 21 Maret 2015

Modifikasi Adaptor Supaya Lebih Cantik,, hehe

Assalamu'alaikum..

Salam solder.

Dulu saya pernah membuat adaptor sederhana dengan tegangan maksimalnya 13,8v.
Dikarenakan untuk mencoba rentengan backlight tv led yang menggunakan tegangan 24v, maka saya ingin memodifikasi adaptor yang saya pernah buat supaya mampu mengeluarkan tegangan sampai 24v, namun karena saya hanya mengandalkan vu meter analog kecil, maka tertunda beberapa bulan.

Dan sampai ditemukan voltmeter digital 7 segmen yang mengukur hingga 30v, akhirnya impian saya terwujud.. hehe :D

Bagi yang dah senior, ini hanyalah hal sepele. Tapi di sini saya coba share pengalaman buat yang baru belajar saja seperti saya,,

Oke baiklah, simak gambar-gambar di bawah ini !


Ini adalah adaptor sebelum dimodif yang masih menggunakan vu analog dan outputnya antara 2,4v-13,8v



Lalu siapkan digital voltmeternya:



Bongkar vu analog, dan ambil tutup kacanya saja



 Tempel voltmeter digitalnya dari dalam kaca


Buang trimpot 5k yang ada di pcb, lalu ganti dengan potensio. potensio ini yang akan diatur sesuai kebutuhan. Saya menggunakan potensio 50k. hubungkan menggunakan kabel. Trafonya saya menggunakan trafo CT bekas spiker aktif. (baca di  Membuat Adaptor Sederhana Menggunakan ic LM723)


 TARAAAAAAAAAAAAAAAA..............
 Adaptorpun siap beraksi dari 0v hingga 25,1v
hehe :D


Terbaca 2,64v



Terbaca 25,1v



Demikian sepenggal pengalaman,, moga bermampaat.. amin

wassalam...
Lanjutkan membaca

Minggu, 18 Januari 2015

Cara Memasang Power Supply DVB Multi Pada Receiver Parabola Matrix

Assalamu'alaikum...

Beberapa bulan yang lalu dapat garapan receiver parabola bermerk Matrix, pake  embel-embel burger :D
Ini receiver datang dalam kondisi mati total.

Pengeceekan langsung tertuju padan area power supply, dan didapati tersangka utamanya adalah ic regulator yang tak sempat saya catat nomernya.

Coba modifikasi pake ic DH321, rupanya tdk bisa, padahal semua jalur rasanya dah ok.

Akhirnya ambil jurus pamungkas, yaitu ganti 1 blok power supply.
Power supply pengganti agak besar pcb nya, merknya lupa. Di situ tersedia tegangan 3v3, 5v, 12v, 22v, dan 30v (kalo ane tak salah ingat)

tegangan utam pada mpeg receiver ini adalah 3v3, dan setelah dicoba dengan regulator baru, hasilnya 3v3 nya drop menjadi sekitar 2v.

Dan akhirnya rangkaian umpan balik pada power supply saya coba modifikasi.

Singkat cerita, resistor 22o ohm  di pin 1 photocoupler saya ganti dengan 33 ohm, dan dihubungkan ke jalur  3v3 untuk menyensor tegangan ini agar tetap stabil,,


Dan alhamdulillah..
akhirnya 3v3 nya stabil. Dan setelah dicoba beberapa jam, tak ada masalah. akhirnya box ditutup.








Semoga bermanfaat.

Wassalam
Lanjutkan membaca

Kamis, 16 Oktober 2014

Memperbaiki TV JVC

Assalamu'alaikum,,
Salam sejahtera..

Beberapa bulan yang lalu dapat garapan tv JVC 14" dengan keluhan mati total.
Setelah pengecekan, didapati transistor horisontalnya jebol. Nomer transitornya dah lupa :D

Seperti biasanya, sebelum penggantian transistor horisontal, saya cek dulu yang lain untuk menghindari transistor horisontal yang saya pasang jebol lagi, yang ujung-ujungnya berdampak negatif pada isi dompet :D

Singkat cerita, tidak ditemukan kelainan pada part yg lain yg bermasalah, tegangan juga terukur ok.
Pas mau pasang transistor pengganti, waduh,, ini tv kok tak ada  trafo driver horisontalnya ?

Usut punya usut, ternyata transistor horisontal yang dipakai di tv JVC ini adalah transistor darlington, dan tidak bisa digantikan dengan transistor horisontal biasa.
Usut lagi, dapat 2 sumber (sumbernya lupa) dari master tv yang berhasil memodifikasi tv ini dengan transistor horisontal biasa;
  • Memodifikasi menggunakan trafo driver horisontal (meniru rangkaian tv cina), dan 
  • Memodifikasi dengan membuat/merangkai transistor horisontal biasa menjadi transistor darlington.
Di sini saya memilih cara kedua.
Skema aslinya tidak sempat saya simpan, tapi tenang! saya masih sempat mengingatnya
 


Dan ini dia tampilan transistor horisontal darlington rakitannya
 
 

Setelah dicoba, Alhamdulillah tv bisa start, dan tampilannya pun ok.

 

Setelah dihidupkan beberapa lama, transistor horisontalmya tetap adem.
Akhirnya tv siap ditutup.

Terima kasih buat para master tuser yang sudah membagikan ilmunya

Sukses buat kita semua

Amiinn......

Wasssalam..
Lanjutkan membaca

Kamis, 09 Oktober 2014

Memperbaiki TV LG 29" Slim

Assalamu alaikum.....
Salam sejahtera...
Beberapa hari yang lalu saya dipercayakan memperbaiki tv teman saya yg bernama Basit, ya begitulah nama kecilnya.
Alamatnya di sekitar SMK Muhammadyah Masohi, kabupaten maluku tengah.
Mungkin ada yang kenal ?
hehehe,,, just kidding..


Oke, kata temen saya, tv nya waktu sedang ditonton, tiba-tiba ada asap keluar dari dalam tv nya, dan seketika itu juga tv mati standby, begitulah katanya.
Ketika tv di bawa ke tempat saya yang beralamat di Letwaru, tepatnya di jalan Camar, RT.09, kota Masohi-Maluku tengah, saya kaget bukan main, kok ada ya orang yang menggendong/memangku tv 29" di atas motor ????
hahahahha,,asli gokil...


Tutup belakang tv dibuka, nampak debu-debu begitu tebal. SEgera mesin tv dihembus menggunakan angin kompressor, seketika langsung kinclong :D


Singkat cerita, kelihatan  diode damper pecah, dan beberapa elco kembung, serta 1 induktor gosong



O iya, tv ini menggunakan ic TDAxxxx, pin zig-zag.

Singkat cerita, penggantian elco kembung dilakukan, induktor ew yg gososng dililit ulang, diode damper RU4D yang pecah saya ganti menggunakan diode DMV1500, tak lupa pengecekan B+, sserta transistor horisontal.
Tapi ditemukan B+ terukur normal, yaitu 117v. juga transistor horisontal masih selamat.

Cek lagi, ternyata mosfet ew K2961 jebol, juga dz di pin Gate nya short. DZ diganti dgn dz 12v.

Setelah yakin semua komponen sudah ok, tv pun dicoba di on kan.
Dan taraaaaaaaaaa,,,,,,,tv nyala, dan gambarpun ada, tapi kok gambarnya melebar yak? anehnya lagi kok melebar tapi tidak melengkung ?


hmmmmmmmmm......sempat mencurigai ic EW, tapi kayaknya sih ga mungkin, soalnya gambarnya tdk melengkung.
Perkiraan kemudian tertuju pada milar-milar di blok horisontalnya.
Singkat cerita, ditemukan 1 milar yang sudah habis kapasitasnya dari yang seharusnya 150n.
Setelah penggantian milar, alhamdulillha.......gambarnya langsung ok.


Setelah dihidupkan beberapa jam, tv sudah tak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan , akhirnya tutup tv pun dipasanng.

Dan ini dia letak beberapa komponen yang diganti (tidak semua komponen yang diganti terlihat/ditandai)


Dan ini dia mesin tv nya:

Demikian sepenggal pengalamanku, semoga bermanfaat,, amiin

wassalam,,,
Lanjutkan membaca