Kunjungi juga Chanel YouTube kami: Arwis Vlog

Selasa, 15 Maret 2011

Belajar Perbaiki TV Bagi Pemula

Bagi yang ingin belajar perbaiki tv seperti saya ini , mudah-mudahan tulisan di bawah ini dapat bermanfaat. Di bawah ini adalah salah tulisan yang saya copas (copas = copy paste) menggunakan operamini dari Yahoo! Answers, pada kategori Elektronik & Konsumen.

Mau belajar perbaiki tv.
Ada yg mau bagi2 ilmu
dan pengalaman ?
Saya sudah bisa perbaiki
tape dan ampli (kecuali
digital masih sedikit
bingung). Aku mau belajar
tentang tv, ni ada beberapa
pertanyaan :
1. Aku pernah kena setrum
tv, sampai2 aku takut
mengutak atik tv yg sedang
menyala atau yg baru
dimatikan. Bagaimana cara
menghilangkan setrum pd
tv ?
2. Bagaimana cara
mengecek/mengetahui
kalau setrum tv sudah
hilang?
3. Selain blok regulator dan
blok horisontal, adakah
blok lain yg tdk boleh
disentuh tangan ketika tv
sedang menyala/baru
dimatikan?
4. Teman saya punya tv
polytron 21", gambar kiri
kanan menyempit, blok
manakah yg bermasalah ?
Juga komponen apa saja yg
perlu dicurigai ?
5. Kalau layar tv hanya garis
putih mendatar (garis
horisontal ya namanya?),
apa benar blok vertikal yg
bermasalah ? Trus
komponen apa saja yg patut
dicurigai ?
6. Jika tv menyala, apakah
tdk kena setrum kalau
sentuh pendingin dr tr
horisontal dan pendingin ic
vertikal serta pendingin tr
regulator ?
7. Biasanya di belakang
tabung tv ada kabel hitam
yg melingkari tabung +
menyilang. Apa fungsi kabel
itu ? Bagaimana jika lupa
dipasang ?
Sementara ini dulu
pertanyaan saya. Terima
kasih banyak buat yg
jawab, semoga ALLAH ta'ala
membalas kebaikan dan
memberi rezeki yg lebih,
amin...

Saya akan coba jawab
pertanyaan anda satu
persatu.
1.kalu tv sedang menyala
memang berbahanya apalagi
bagi yang belum
berpengalaman.kalau tv
sudah mati dan seteker
sudah di cabut memang
tidak ada setrumnya
kecuali di bagian cop
flaybacknya masih ada sisa
setrum/tegangan yang
sangat tinggi,sekitar 2kv
yang di bagian tabung atas
menempel ke kacanya.cara
menghilangkan sisa
tegangannya tinggal
jepitkan kabel AVO meter
anda ke bodi tabung yang
ada kabel groundnya dan
yang ujung masukan ke cop
flayback tadi untuk
melepaskan/membuang sisa
tegangan pada tabungnya.
2.Cara nomer satu sudah
bisa untuk mengetahui
kalau tegangan sudah
hilang.kecuali untuk tv
yang tidak bisa star itu
masih ada tegangan tinggi
di bagian elco utama
nilainya 100uf/400v
dibuang dengan jek/
stekernya di tempelkan ke
bagian + - pada elco tadi
sampai benar2 hilang,untuk
lebih cepat hilang bisa juga
dengan obeng tapi cukup
bikin kaget.
3.Tidak ada kecuali di
bagian cop flayback
tadi.tapi kalu anda
menemui tv model lama
atau jadul untuk bodi
keseluruhan mengandung
setrum/tegangan tinggi
karna untuk ground sendiri
masih menyambung dengan
jala listrik PLN,tapi kalau
tv dalam keadan hidup saja.
4.blok horisontalnya ngga
beres coba dicek
teganganya apa B+ 115 atau
kurang,kalu umpamanya
tegengan sudah normal
coba cek di bagian defleksi
yoke (lilitan di leher
tabung) atau juga bisa dari
flybacknya.
5.Benar blok vertikal
bermasalah.yang patut anda
curigai IC vertikal,elco
dibagian vertikal,juga bisa
defleksi yoke kebakar
angus di bagian
vertikalnya,tapi coba di cek
tegangan yang masuk ke
ICvertikal apa ada untuk
24v dan juga diodanya.
6kalu untuk di bagian
regulator dan horisontal
pasti ada tapi kalu untuk di
bagian vertikal ngga ada
masalah apa bila di
pegang.lagian ngapain di
pegeng2 mau jadi limbad
ap?
7.kalau untuk kabel yang
melinkari tabung di isolasi
hitam itu namanya kabel
degaussing gunanya untuk
mencegah supaya gambar
tidak ada flex di pojok2
tabungnya di karenakan
magnet bumi.contohnya tv
yang terkena magnet pasti
akan membekas berwarna
hijau atau merah di
pojok tabungya.dan untuk
kabel yang telanjang
biasanya dari ujung ke
ujung dari tabung tv itu
buat groud biasanya di
solderkan langsung ke PCB
pada groud RGB dan apa bila
kabel tersebut lupa tidak
terpasang maka bukan tidak
mungkin komponen seperti
IC bisa mati dan bodi
tabung juga mesin pasti
nyetrum apa bila lupa di
pegang.semoga menjadi
tambahan materi.sukses
selalu

Aku cuman bisa njawab satu
pertanyaan doang@
agar tv bebas dr setrum;
1.sediakan trafo 2 biji,
5-10amper
{primer0v-220v},,,
{sekunder,0v-…
2.sekunder disambung ke
skunder{0vke0v lalu
24vke24v}
3.untuk primernya sebagai
masukan dan keluaran
tegangan AC 220v,
4.CEK DG AVO/skala
acv ,apakah keluaran ada
tegangannya,klu keluar
experimen berhasil dan
kamu punya alat anti
setrum,nggak bakal kagetan
lagi,,,oke

1. menghilangkan listrik
pada tabung, hubungkan
ujung kabel multimeter ke
per ground tabung, yang
satu diselipkan pelan-pelan
ke anoda tabung. sentuh
logam anoda beberapa saat
sampai listrik hilang.
untuk menghilangkan
listrik pada elco regulator
(100u 400v sampai 470u
400v), hubungkan steker
solder ke kedua kakinya
sampai listrik hilang.
2. setelah di-short-kan
beberapa saat, pasti listrik
sudah habis.
3. tidak ada.
4. horisontal dan regulator
juga.
5. blok vertikal. cek ic
vertikal, resistor supply
vertikal dan oscilator
vertikal.
6. kalau pendingin tr
regulator biasanya akan
kena setrum, kalo lainnya
biasanya tidak.
7. degauss coil. kalo lupa
masang, biasanya akan
timbul warna yang kacau
pada layar terkena magnet
bumi.

Untuk membuang strum
pada flyback , Cabut
steker ,colokan kabel
ground yg berasal dari
selendang negatif tabung
(kabel perak tanpa
pembungkus/poin ke7
pertanyaan anda) ke dalam
kop flyback (gunakan alas
kaki kering ketika
melakukan ini) .untuk
membuang listrik yg ada
dielco tegangan tinggi 400
volt dgn cara yg halus
catukan bohlam (bisa
bohlam motor) ke positif
negatif elco
tersebut .Sekarang tv bebas
strum . Oh ya jangan
memegang pendingin tr
horisontal dalam keadaan
tv hidup karena itu adalah
salah satu menu servis
untuk memanggil malaikat
maut
Lanjutkan membaca

Jumat, 11 Maret 2011

Cara Membuat Speaker Portabel 3 Volt

Mungkin dari kita ada yang memiliki ponsel cina yang sudah rusak. Mau diperbaiki , eh komponennya ga ada yang jual :( LCD misalnya
Mau gimana lagi nih...?
Buang aja ponselnya , soalnya di eropa (di Inggris kalo ga salah) kalo ponsel mereka dah
rusak, ponselnya langsung dibuang GPS = Ga Pake Service =))
loh..apa hubungannya ? :D

Sssssttttt..... Becandanya udah cukup :D
Ehm..... Begini,,,

Ada yang punya ponsel rusak tapi baterainya masih bagus ?
jawab : ya

Berapa tegangan baterai ponsel anda ?
jawab : 3,7 volt

Apakah anda ingin memanfaatkan baterai yang tidak terpakai tersebut untuk sesuatu yang lebih bermanfaat ?
jawab : ya, ingin

karena anda mengakui bahwa anda memilki baterai ponsel yang masih bagus dan ingin memanfaatkan baterai tersebut , maka saya akan mencoba memberi 2 opsi :

1. Membuat lampu emergency menggunakan led putih

2. Membuat speaker aktif portabel

Karena membuat lampu emergency rangkaiannya semuanya sudah pada tahu , jadi tidak akan saya bahas di sini , soalnya judul artikel ini judulnya bukan MEMBUAT LAMPU EMERGENCY MENGGUNAKAN LED :D ga matching , emangnya antena pemancar ?

Hus,,,,, becanda melulu
Okelah kalau begitu, langsung saja siapkan :

1. baterai ponsel anda



2. Siapkan 1 buah ic TDA2822 (IC)


3. Siapkan 1 buah elco 1uF/50v (C1)


4. Siapkan kapasitor keramik 1nF (C2)


5. Siapkan elco 10uF/25v 1 buah (C3)


6. Siapkan kapasitor keramik 10nF 1buah (C4)


7. Siapkan 2 buah kapasitor keramik masing-masing berkapasitas 100nF (C5,C6)

8. Siapkan 1 buah elco 220uF/10v (C7)


9. Siapkan 1 buah resistor 10KΩ
(R1)


10. Siapkan 2 buah resistor masing-masing 4,7Ω (R2, R3)


11. PCB , Dan peralatan solder menyolder
:D

Kalau semuanya yang diperlukan sudah siap, rangkai semua komponen mengikuti skema di bawah ini :

skema ampli TDA2822



Sumber : Walkman (tape player mini)

Jika sudah selesai merangkai semua komponen mengikuti skema di atas , silakan hubungkan dengan baterai ponsel anda. Sebelum dihubungkan ke baterai ponsel , pastikan dulu baterai ponsel anda tidak drop tegangannya.

Untuk input audionya , anda bisa langsung menghubungkan ke jack audio ponsel musik anda, laptop, pc, dvd, dll

Untuk baterainya, jika sudah habis , silakan di charge lagi.
Jika ingin menggunakan adaptor sebagai power supply nya , silakan gunakan tegangan maksimal 4,5volt
, jangan lebih dari 4,5volt jika jika tidak suka lihat ic merokok

Dan untuk silokku di facebook, salam

Demikian, semoga bermanfaat
Lanjutkan membaca

Senin, 07 Maret 2011

Cara Membaca Warna Resistor



simbol Resistor


Sebenarnya sudah banyak artikel mengenai cara membaca warna resistor , tapi tidak ada salahnya jika saya mencoba untuk membuat artikel tentang membaca warna resistor, siapa tahu artikel ini lebih mudah dipahami

Resistor ada yang mempunyai 4 gelang warna , 5 gelang warna , dan 6 gelang warna. Tapi pada umumnya yang dipakai/dijual cuma yang 4 dan 5 gelang warna.

Sebelum saya memberikan contoh membaca warna resistor, ada baiknya perhatikan dulu gambar kode warna resistor di bawah ini agar tidak pusing membaca tulisan saya

kode warna resistor:
kode warna resistor

sumber gambar : lupa. Downloadnya udah hampir setahun sih.....


CARA MEMBACA RESISTOR 4 GELANG WARNA

» Warna pertama adalah angka/digit pertama
» Warna kedua adalah angka/digit kedua
» Warna ketiga adalah faktor pengali, dan
» Warna keempat adalah toleransi

Sebagai contoh:

resistor karbon


» warna pertama adalah kuning. kuning = 4

» warna kedua adalah ungu. ungu = 7

» warna ketiga adalah coklat. coklat = 10

» warna keempat adalah emas. emas = 5%

rumusnya adalah:
(warna pertama gabung warna kedua) X (warna ketiga) = nilai resistor.

Jadi: 47X10=470 Ω
nilai resistornya adalah 470 Ω


CARA MENGHITUNG TOLERANSI RESISTOR

warna keempat adalah toleransi. Warnanya adalah emas. Warna Emas = 5 %

470Ω X 5% = 23,5 Ω

470Ω + 23,5Ω = 493,5 Ω
470Ω - 23,5Ω = 446,5 Ω

jadi nilai resistor berkisar antara 446,5 sampai 493,5 jika diukur dengan avo meter


CARA MEMBACA RESISTOR 5 WARNA

Pada dasarnya cara membaca resistor 5 warna sama saja dengan cara membaca resistor 4 warna.
Cuma pada resistor 5 warna , yang menjadi faktor pengali adalah warna gelang keempat. Dan yang menjadi toleransi adalah warna kelima.

Misalnya
: resistor metal film

pada gambar resistor terlihat warna kuning, ungu, hitam, merah, hitam

Maka cara hitungnya adalah
47, 0 X 100 = 47.000 Ω

jadi nilai resistor adalah 47.000 Ω atau 47KΩ

Karena toleransi resistor 1% ,
47.000 X 1% = 470Ω

47.000Ω + 470Ω = 47.470Ω
47.000Ω - 470Ω = 46.530Ω
maka jika diukur menggunakan avo meter nilainya antara 46.530Ω sampai 47.470Ω


CARA MEMBACA RESISTOR 6 GELANG WARNA

Caranya juga sama dengan cara membaca resistor 5 kode warna, sedangkan gelang keenam adalah koefisien suhu

Gampang bukan ?

Demikian , semoga bermanfaat
Lanjutkan membaca

Minggu, 20 Februari 2011

Skema Equalizer 10 Band

Karena lagi nyantai, saya menyempatkan diri jalan - jalan di dunia maya , bahasa kerennya "browsing/surfing" gitu loh

Pas lagi asyik jalan/berselancar/surfing/browsing/apalah namanya terserah, saya menemukan skema harta karun equalizer 10 band. Skema harta karun equalizer 10 band ini saya temukan di tempat sampah sini

Apakah anda termasuk orang yang penasaran dengan skema harta karun equalizer 10 band yg saya temukan ?

Jika tidak, silakan klik tombol
Tapi jika anda termasuk orang yang mati penasaran, silakan klik tombol



kalo dah liat skemanya , jangan lupa klik tombol "sembunyikan" ya !
soalnya kalo ga di klik juga ga masalah


Dan bagi anda yang sudah berhasil merakit equalizer ini, sharing dong !
Soalnya kebanyakan equalizer yang sudah saya coba , suaranya belum mantap.

Demikian , semoga bermanfaat
Lanjutkan membaca

Selasa, 08 Februari 2011

Skema Regulator Power Suplai 1,5-35 Volt

Jika anda ingin membuat adaptor kecil-kecilan untuk peralatan anda yang membutuhkan tegangan kecil, misalnya untuk menghidupkan mayat walkman atau radio saku anda di kuburan di rumah, silakan beli ic LM317 di toko. Beli juga beberapa komponen pendukungnya.



Daftar komponen:
IC = LM317

P1 = 4,7KΩ

R = 120Ω

C1 = 100nF/63V
C2 = 1uF/35V
C3 = 10uF/35V
C4 = 2200uF/35V

D1-D4 = 1N4007


Sumber skema dari skemarangkaian.com

Untuk tegangan masukannya, maksimal28VAC atau 40Vdc.
Dan untuk mengubah tegangan keluarannya , silakan putar Potensionya (P1).
Untuk mengetahui besar tegangan keluaran dari rangkaian regulator ini , silakan gunakan VOLTMETER DC
Dan untuk orang Waihaong, salam

Demikian , semoga bermanfaat
Lanjutkan membaca